Foto dok. pribadi Pares L Wenda

 

Oleh: Pares L.  Wenda

Tahun demokrasi, tahun politik,  pesan moral bagi saya dan semua yang menjadi Caleg di tahun 2019.

Kota Jayapura telah menjadi kota dengan multi etnis, kali ini tidak hanya orang Tabi saja yang mencalonkan diri menjadi anggota dewan terhormat di kota ini, tetapi kami dari berbagai macam suku ini juga telah berpartisipasi dalam pesta demokrasi kali ini di Kota Matahari tetbit ini. Itu artinya setiap calon memastikan dirinya bisa merahi suara signifikan untuk menjadi anggota dewan kota. Kepentingannya pun berbeda baik kepentingan suku, bisnis, sosial politic dan kepentingan lainnya.

Kita semua berada di 16 partai yang berbeda. Dari sisi partai hanya satu-satunya Partai Nasdem yang calegnya masuk tanpa mahir Politik, gerakan perubahan bagi Nasdem adalah all out for citizens tanpa membeda-bedakan. Bukan berarti Partai lain tidak punya visi bagi Kota ini. Semua punya Visi yang  jelas, terarah, terukur untuk  mendorong proses pembangunan jauh lebih baik dari waktu-waktu sebelumnya.

Namun bagi saya sebagai Caleg dari Partai Nasdem dgn slogan Restorasi/Perubahan telah memberikan petunjuk yang jelas bagi saya, untuk mendorong pembangunan di Kota ini.

Membangun kota ini sama artinya membangun masyarakat. Asli Tabi dan OAP dan masyarakat. Nusantara di Kota Jayapura. Urutan ini bagi saya cukup jelas. Saya tidak ingin melihat ada keterpisahan, namun ada keberpihakan yang berkeadilan bagi semua dlm urutan/struktur masyarakat. Yang sudah seharusnya, sewajarnya terbangun secara permanen dalam jangka panjang dalam pengawalan pembangunan kota Matahari terbit.

Menjadi member of parliament of the Jayapura City bukan sekedar cari hidup, cari makan, tetapi perlulah kita sadari bahwa ada kebutuhan dasar masyarakat. dalam structure tadi yang perlu sekali diperhatikan. Mana hak kesulungan, mana hak private, hak public, sehingga arah pembangunan Kota tidak menimbulkn konflik sosial yang berkepanjangan.

Ketika proses pembangunan yang dikawal dewan kota, akan dinikmati oleh masyarakat multi etnis ini dapat terpenuhi, maka tidak ada kata yang muncul dari setiap mulut masyarakat. Multi etnis di kota ini yang menyatakan kekecewaan terhadap pemerintah disatu sisi dan pengawalan pembangunan oleh dewan kota disisi yang lain agar sinergitas kerja-kerja pembanguanan dapat dikontrol dan dapat dirasakan manfaat bagi setiap orang di tanah tabi.

Catatan saya, bahwa negeri ini telah menjadi tanah tumpah darah bagi setiap insan yang lahir dan besar dari apa yang dihasilkan tanah tabi. Masyarakatnya telah menerima anda dan saya tanpa melihat status sosial, suku, kebangsaan kita ada di atas kapal yang bernama kapal  Tabi diatas Pelabuhan Kota Jayapura yang memberikan harapan dan masa depan yang jauh lebih baik dari daerah dimana kami berasal, karena negeri ini telah memberi kehidupan yangg tidak diberikan di negeri asal kami. Seketika anda dan saya terpilih menjadi members of parliament of the JAYAPURA City  jangan menjangkal mereka, akui mereka sebagai pewaris negeri ini.

Mereka tidak pernah meminta negeri ini menjadi Capital City of Papua Province tetap fakta sejarah, proses sejarah telah mengantarkanya menjadi seperti yang katong samua lihat, hidup berdampingan satu sama yangg lain, berkompetisi dengan tidak arus berlawanan dari anak negeri Tabi di Kota ini, sungguh mulia, kondisi atau iklim kehidupan sosial yang terbangun dengan hormoni yang elegant.

Kalau Tuhan berkehendak, saya ingin menjadi yang terdepan dalam mengawal pembangunan di kota ini menjadi Kota idaman bagi semua, dengan mengembalikan semua sistem alam dan kehidupan sosial yang terpora-poranda. Apa yang menjadi milik alam berikan kepadnya, apa yang menjadi milik masyarakat. Adat penuhi kebutuhan mereka, apa yang menjadi hak masyarakat. Migran berikan kepada mereka supaya tidak ada perbedaan yang mengahancurkan kebersamaan ini, jadi perbedaan sebagai kekuatan pembangunan Kota Tabi secara khusus Kota Jayapura.

 

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *