Foto dok. SM: Ketua Bawaslu Kabupaten Nabire Markus Madai

 

Nabire, Suarameepago. com – Ketua Bawaslu Kabupaten Nabire Markus Madai mengatakan, telah memberikan pemberitahuan berupa surat peringatan kepada seluruh Partai Politik karena melibatkan anak dibawah umur pada saat kampanye.

“Peserta pemilu dan Pimpinan partai, saat kampanye memang ada banyak pelanggaran, terutama keterlibatan anak dibawah umur dengan hal itu memang Dari kami Bawaslu sudah sampaikan hal itu kepada pimpinan partai dengan peserta pemilu namun, beberapa kali itu banyak terlihat anak-anak dibawah umur mereka bergabung dalam kegiatan kampanye. Hal ini kami temukan pada hari ini juga dari Bawaslu memberikan surat himbauan kepada 16 partai politik untuk tidak boleh melibatkan anak-anak pada saat kampanye. Dan juga keterlibatan anak ini agak susah untuk kita atasi dan juga bukan hanya Nabire saja yang temukan masalah ini seluruh Indonesia alami hal ini,” ujarnya, Sabtu (30/03/2019)

“Hari ini kami Bawaslu sudah melakukan kesepakatan untuk menyampaikan atau memberikan pemberitahuan kepada pimpinan partai pemberitahuan atau himbauan berupa peringatan bahwa tidak boleh melibatkan anak dibawah umur. Ini kami sampaikan kepada semua partai bahkan juga kepada beberapa partai yang sudah melakukan kampanye, termasuk PDIP, PKB dan lain-lain,” tambahnya.

Markus mengakui bahwa keterlibatan anak merupakan pelanggaran pidana tapi Bawaslu masih memberikan peringatan sekaligus memberikan surat peringatan kemarin tanggal (30/03) agar tidak terulang. Diketahui surat tersebut dilayangkan kepada pimpinan partai yang sudah berkampanye maupun yang belum berkampanye.

“Sebenarnya ini pelanggaran pidana tapi tadi saya sampaikan bahwa keterlibatan anak ini bukan di Nabire saja. Lebih Khusus kita masyarakat diatas ini pada saat kampanye itu anak senang untuk ikut keramaian jadi kita agak susah untuk mengatasi. Kalau sesuai aturan itu tidak boleh keterlibatan anak dibawah umur dilibatkan pada tahapan kampanye,” ungkapnya.

Ia meminta agar masyarakat Kabupaten Nabire bekerjasama dan melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh partai politik di Nabire.

“Jujur saja kami Bawaslu ini pada saat ini kami kegiatan padat, bila mana masyarakat temukan itu lapor di Bawaslu khusus Kordiv HPP supaya ditindaklanjuti,” mintanya.

“Kedepannya setelah kita sudah menyampaikan himbauan kalau memang kasus yang sama baik dari toko pemuda toko, masyarakat, toko agama kalau memang temukan atau peserta caleg itu sendiri kalau temukan keterlibatan anak maupun ASN atau TNI, Polri segerah lapor ke kami Bawaslu karena ini salah satu pelanggaran pidana,” tambahnya.

Pada saat ditanyai terkait keterlibatan kendaraan aset negara yang digunakan saat kampanye Ia mengaku, sudah disampaikan Kordiv SDM namun, diminta lapor kepada Kordiv HPP agar ditindaklanjuti.

“Sebenarnya itu pada saat kampanye itu tidak boleh memakai aset negara, jadi kemarin memang ibu Adriana sudah sampaikan dan sebenarnya ini harus disampaikan kepada Kordiv HPP, karena ini sudah jenis pelanggaran supaya di Kordiv HPP untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.

Diakhir Ia minta kerjasamanya semua elemen masyarakat dalam mengawasi jenis-jenis pelanggaran yang bisa dilakukan peserta pemilu.

“Kami Bawaslu menyampaikan bahwa ini pemilu tanggal 17 April sudah dekat sekitar 20 hari lagi. Jadi kami mohon supaya seluruh lapisan masyarakat Nabire kita sama-sama mengawasi, karena kami Bawaslu sendiri tidak mampu karena kami 3 orang sedangkan kami awasi itu peserta pemilu hampir 400 orang jadi kami himbaukan kepada masyarakat Kabupaten Nabire kita sama-sama awasi supaya kalau memang ada pelanggaran-pelanggaran yang terjadi jangan hanya sampaikan dengan lisan tapi dengan tulisan laporkan ke kami Bawaslu supaya sesuai dengan pelanggaran yang mereka lakukan kita tindaklanjuti baik jenis pelanggaran adminitrasi, kode etik dengan jenis pelanggaran pidana,” tutupnya. (Admin /SM)

Sumber: Papua. Kabardaerah. com

 

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *