Jayapura,Suara Mee-Mantan Narapida Poltik Filep Karma menegaskan Otonomi khusus Papua Tidak ada Jilid – jilid bagi masyarakat Papua, karena suda gagal dan harus kembali ke permintaan masyarakat pada kongres 2020 untuk Merdeka.

Ia mengatakan dalam Kongres Tahun 2000 lalu penetapan Otsus itu dilakukan karena rakyat Papua minta merdeka dan Indonesia menawarkan Otsus merupakan tawaran terbaik untuk masyarakat Papua dalam mencegah kemerdekaan tapi hal ini gagal.

“Otsus itu tidak berjilid satu kali kita bicara selesai, jadi sekarang bicara Merdeka bukan Otsus berjilid, Otsus Inikan tawaran terbaik dari negara ini (Indonesia) maka jika Otsus gagal berarti tidak ada jilid – jilid, yang ada itu kembali ke keinginan masyatakat untuk merdeka,” kata Karma.

Ia mengatakan semua masyarakat mengaku bahwa Otsus sudah gagal, jadi berikan hak kedaulatan kepada masyarakat.

Lanjudnya, negara Indonesia dulunya merdeka dengan pemuda- pemuda yang tidak bersekolah tapi bisa merdeka, hari ini masyarakat Papua sudah memiliki doktor dan profesor yang cukup maka biarkan orang Papua mengatur dirinya sendiri.

“Bahasa penjajah itu mengatakan kita bodok dan tidak mampu dan sebagainya, tapi saya mau beri tahu. itu pandangan mereka, tapi kami ini sudah belajar sudah banyak orang pintar di Papua,” paparnya.

Ia meminta kepada masyarakat Papua untuk tidak tertipu dengan semua kemanisan Otsus yang jelas tidak bermanfaat bagi masyarakat Papua karena rakyat Papua akan bangkit dan mempimpin dirinya sendiri.

” Izaak Samuel Kijne mengatakan bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri,” Tegas Karma.

Sumber :Ceposonline

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *