Nabire ,Suara Mee-Pemerintah Kabupaten Deiyai telah mengumumkan hasil tes peneriman pegawai negeri sipil (PNS) pengangkatan tahun 2018 lalu pada Kamis, (30/06) kemarin.

Hasil pengumuman tersebut mengecewakan bagi sejumlah pihak di kabupaten Deiyai. Termasuk lembaga dewan perwakilan rakyat (DPR) kabupaten Deiyai.

“Sebagai ketua DPR Kabupaten Deiyai yang telah dipilih oleh seluruh warga Deiyai, saya sangat kecewa. Hak kesulungan milik orang Deiyai sudah dirampas oleh orang dari luar kabupaten Deiyai,” ujar Ketua DPR Deiyai, Petrus Badokapa di Nabire, Jumat (31/06) siang

Kata Badokapa, banyak anak-anak muda Deiyai yang punya kemampuan dan potensi yang baik tidak diakomodir. Prosentasi orang asli Deiyai jauh dibawah dari harapan.

“Kami minta dengan tegas, kepala BKD Kabupaten Deiyai segera bertanggung jawab dengan hal ini. Anda membunuh generasi masa depan orang asli Deiyai. Anda mengutamakan orang luar Deiyai. Anda adalah pembunuh masa depan dari orang asli Deiyai,” tegas Badokapa dengan nada kecewa

DPR Deiyai minta dan mendesak kepada Kepala BKD Deiyai agar segera tempel kelulusan ini di kantor BKD Deiyai disertakan dengan perolehan nilai masing-masing peserta CPNS. Agar, semua pihak puas.

Terkait hal itu, setelah dengar, lihat dan baca pengumuman tersebut, Badokapa konfirmasi kepada Bupati Deiyai. Ia menanyakan mengapa dari hasil tersebut banyak orang dari luar Deiyai dan orang asli Deiyai banyak yang tidak diakomodir?

“Kata Bupati, ‘Sebagai pimpinan daerah, sejak tes itu dilakukan hingga pengumuman tersebut, tidak pernah ada kordinasi kepada kami. Saya baru diberitahu pada tanggal 28 Juli kemarin. Sebelumnya, siapa yang kerja dan kerjanya seperti apa dan bagaimana, saya sama sekali tidak tahu,” Jelas Badokapa menirukan kata bupati Deiyai saat konfirmasi kemarin siang

Sebagai Ketua DPR Deiyai, Badokapa meminta kepada Bupati Deiyai agar segera ganti kepala BKD Deiyai.

Ketua DPC Partai HANURA itu meminta kepada CPNS Deiyai yang tidak lulus, ia persilahkan ajukan keberatan. Terutama kepada CPNS yang skor nilainya tinggi tetapi tidak ikut lulus.

“Jika peserta CPNS yang tidak lulus datang mengaduk ke kami, kami siap terima aspirasi dan akan sampaikan kepada Pemda Deiyai. Maka itu, kumpulkan semua data pendukung, seperti; Dapat nilai tinggi pada saat tes tapi tidak lulus, dapat nilai rendah tapi lulus, prosentase anak asli Deiyai dan luar Deiyai,” jelas mantan wakil ketua DPRD Deiyai periode kemarin

Badokapa juga meminta kepada para peserta CPNS yang dinyatakan tidak lulus agar bersama menjaga ketertiban dan keamanan bersama di kabupaten Deiyai dan tidak boleh terprovokasi dengan oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Reporter : Philemon Keiya

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *