Deiyai, SUARA MEEPAGO – Ribuan pencari kerja (Pencaker) yang namanya tidak dinyatakan lulus dalam pengumuman hasil tes CPNS tahun 2018 yang diumumkan beberapa hari lalu datangi ke kantor DPR pada Selasa (04/07) pulang dengan kecewa

Kekecewaan itu lantaran mereka tidak mendapat jawaban yang mereka inginkan. Walaupun, ada sejumlah penjelasan yang disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Deiyai, Demianus Tenouye

Para Pencaker menuding kepala badan kepegawaian daerah (BKD) Kabupaten Deiyai, Demianus Tenouye bermain kepentingan pribadi. Pasalnya, ribuan orang asli Deiyai tidak diloloskan dalam penerimaan pegawai tahun pengangkatan tahun 2018 lalu.

“Penjelasan yang dari kepala BKD itu sama sekali tidak menjawab tuntutan dari kami,” katanya dengan nada kecewa

Kekecewaan benar-benar terlihat ketika jawaban yang dinantikan semua Pencaker tak kunjung dapat. Mereka semakin kecewa juga lantaran bupati kabupaten Deiyai tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan yang difasilitasi oleh dewan perwakilan rakyat (DPR) kabupaten Deiyai tersebut dihadiri Sekda Deiyai, Yan Giyai dan Kepala BKD Deiyai, Demianus Tenouye beserta belasan anggota DPR Deiyai.

Ketua Komisi A, Onesmus Hendrik Madai mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan kesempatan kepada tiap orang yang datang. Karena, pada prinsi

Salah satu Pencaker, Beatrix Waine, mengatakan dirinya bersama pekerja kesehatan lainnya cukup kecewa dengan hasil pengumuman CPNS.

“Kami cukup kecewa dengan pertemuan kali ini. Kami hargai kordinator tapi harusnya memberikan kesempatan kepada kami untuk kami mau bicara apa yang kami pikir selama ini,” ujar Beatrix Waine usai pertemuan kepada media ini.

Kata Beatrix, dirinya bersama petugas kesehatan lain banyak yang tidak diterima. Padahal, mereka sudah bekerja mulai sejak rumah sakit awal dimulai tahun 2014.

“Kami jatuh bangun dengan berbagai kekurangan. Para bidan itu hampir sering kerja tanpa ada bimbingan dan pengawasan dokter. Tapi saat tes kemarin, bidan hanya lulus satu saja. Padahal rumah sakit Deiyai itu butuh banyak bidan,” urainya dengan nada kecewa

Kordinator Asosiasi Pencaker Deiyai, Domininggus Yupepai Badii mengaku ribuan Pencaker Deiyai kecewa. Kekecawaan itu walaupun pihaknya telah berusaha sampaikan dalam sejumlah point.

“Kami meminta dengan tegas kepada BKD dan Dukcapil Deiyai agar untuk sementara tidak boleh melayani pengurusan berkas bagi CPNS yang telah dinyatakan lulus sampai kami dapat jawaban pasti dan keputusan dari MenPAN RI,” tegas Badii

Reporter : Philemon Keiya

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *