Jayapura, Suara Mee – Dengan melihat meluapnya air Danau Tigi Badan Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa-Mahasiswi Kabupaten Deiyai [ FKM-KD ] Kota studi Se-Jayapura Resmi Membentuk Tim Penggerak Guna Menangani luapnya air Danau Tigi berlangsung di Gedung Asrama Deiyai Kamkey Jayapura Senin, (02/11/2020).

Tim penggerak resmi dibentuk dengan maksud, karena banyaknya masalah sosial yang ditemui dalam kehidupan masyarakat, selain masalah peluapan air yang terjadi di deiyai dan beberapa masalah yang tengah dihadapi mahasiswa deiyai di jayapura.

Ferdinan Tekege, selaku ketua tim Penggerak yang baru terpilih mengatakan, kami dibentuk oleh badan pengurus fkm-kd untuk dapat melihat patalogi masalah yang dihadapi oleh masyarakat deiyai saat ini, hal ini di sampaikan ferdinan Tekege kepada suara Mee saat di wawancara senin, tadi.

Lanjut tekege, untuk sementara ini investigasi yang kami utamakan diantaranya, peluapan air yang terjadi hingga menyebabkan masyarakat mengunsi ke tempat lain. Ia meminta juga terkait masalah pembangunan asrama deiyai yang belum terselesai hingga saat ini Segera di selesaikan, “tegasNya.

Dalam kesempatan yang sama Perwakilan senioritas Nikolaus edowai S.E mengatakan, apa yang badan pengurus membentuk tim penggerak hari ini untuk menangani bagaimana menuntaskan masalah peluapan Air di kabupaten deiyai terutama di danau tigi dan masalah sosial lainnya, “katanya.

“Lanjut edowai, Saya selaku senioritas siap mendukung apa yang menjadi aspirasi atau keinginan mahasiswa kota jayapura saya akan membekab dan mendukung hingga semua aspirasi benar benar terwujud, “ujarnya.

Selain itu, Yance pakage selaku Badan Pengurus mengatakan, melihat banyaknya masalah maka mahasiswa sebagai kontrol sosial harus aktif dalam kegiatan yang bersifat mengatasi masalah, khususnya di deiyai, “bebernya.

Lanjut pakage, kami sebagai Badan Pengurus berharap tim yg baru terbentuk harus mengutamakan kekompakan dan kebersamaan agar apa yang menjadi harapan benar benar terwujud, dalam hal menangani semua masalah yang terjadi di deiyai saat ini, “Pungkasnya.

Reporter : Jheff Yumai Badii
Editor: Sisko Pekei

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *