Jayapura, Suara Mee – Mahasiswa Dogiyai di kota studi jayapura menolak pembagian bantuan dana tugas akhir (TA) dan pemondokan bagi mahasiswa semester akhir di transfer melalui rekening masing-masing setiap mahasiswa.

Hal itu di tegaskan Simon tebai ketua Forum pelajar Mahasiswa lembah hijau kamuu (FK-PMLHK) kota Study Jayapura, karena penyaluran dana Studi akhir melalui rekening masing masing tidak sesuai dengan harapan Mahasiswa,” katanya kepada Suara Mee Senin ( 2/11/2020)

Semua persyaratan yang diminta dari pemerintah kabupaten Dogiyai, melalui dinas pendidikan kami badan pengurus sudah siapkan, maka kami hanya minta pemerintah kabupaten Dogiyai harus turun ke kota Studi jayapura untuk membagikan dana Studi akhir itu kepada mahasiswa yang berada pada semenster akhir,” katanya.

Di katakan tebai, Jika di kirim Lewat rekening pribadi, kemungkinan akan terjadi banyak masalah di kalangan mahasiswa itu sendiri,” katanya.

“Karena melihat pengalaman kemarin penyaluran bantuan langsung tunai( BLT) bagi mahasiswa saja tidak ada realisasi sampai saat ini, Mahasiswa kota Studi jayapura masih belom dapat,” ujarnya.

Maka kata tebai, untuk mengantisipasi itu pemerintah kabupaten Dogiyai harus datang ke kota Studi jayapura untuk membagikan dana tugas akhir bagi mahasiswa sementara akhir maupun pemondokan,” tegasnya.

Senada juga Yanuarius Magai, salah satu mahasiswa semester akhir mengatakan pemerintah sebagai orang tua kami, maka harus datang ke kota studi jayapura untuk membagikan bantuan tugas akhir bagi mahasiswa semester akhir,” katanya.

Sementara itu Yudas tebai kepala dinas Dikpora kabupaten Dogiyai, mengatakan Bantuan dana tugas akhir dan pemondokan bagi mahasiswa asal kabupaten Dogiyai pada tahun 2020 sudah pasti akan segera direalisasikan pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. sebagaimana di muat di Suarapapua.com edisi 26 Oktober 2020.

Mahasiswa bersama pengurus Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Dogiyai (IPMADO) di setiap kota studi diminta secepatnya melengkapi sejumlah syarat yang diminta mengingat ketentuan waktu sebagaimana telah diinformasikan melalui surat edaran Nomor 424/568/DIKPORA/2020 tertanggal 24 September 2020.

“Dana tugas akhir akan kami transfer melalui nomor rekening masing-masing mahasiswa yang sedang tugas akhir. Kemudian, untuk dana pemondokan atau kontrakan, kami transfer melalui rekening masing-masing Korwil IPMADO di 38 kota studi seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Reporter : Benedict Agapa

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *