Saat ini kolonialisme Indonesia melalui Gubernur Papua dan Jakarta sedang memburu 40.000 hektar luas cadangan emas senilai 200 triliun rupiah di blok Wabu, Intan Jaya. Itulah alasan utama operasi militer besar-besaran di Intan Jaya terus dilancarkan.

Karena nafsu eksploitasi ini, kolonial dan kapitalis tidak peduli pada kejahatan kemanusiaan dan lingkungan yang sedang dan akan terjadi; persis melanjutkan tabiat busuk operasi Freeport yang membantai manusia dan menghancurkan lingkungan dan habitatnya.

Ulah perburuan emas, Amerika Serikat dan Indonesia telah menyebabkan genosida, ekodisa, dan ethnosida secara brutal. Apa artinya emas kalau manusianya terus menerus habis terbunuh? Ini kejahatan yang harus dilawan.

Mari satukan barisan. Lawan semua produk kolonial dan kapitalis. Kita tolak Otsus, Omnibus Law, dan tambang Blok Wabu. Ketiganya adalah paket politik ekonomi kolonial dan kapitalis yang sedang diamankan oleh kekuatan militer kolonial Indonesia.

Protes pada setiap antek-antel kolonial dan kapitalis, mulai dari Gubernur, Bupati, DPRP dan kroni-kroninya yang sedang bermain-main diatas penderitaan bangsa Papua. Kita bangkit melawan untuk masa depan tanah dan manusia Papua.

Lawan!

Oleh: Victor Yeimo

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *