Jayapura Suara Mee – Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPN-PB OPM) Devisi II Makodam Pemka IV Paniai, di Meepago west Papua dengan tegas menolak perpanjangan otonomi khusus Jilid II di teritori west Papua.

Hal ini dilaporkan langsung oleh Brig. Jend Inf Damianus M Yogi kepada wartawan media ini melalui sambung selulernya. Rabu (18/11) dari Markas.

Wilayah kekuasaan kami TPN-PB, OPM di Meepago adalah Intan Jaya, Paniai, Deiyai, Dogiyai dan Nabire. Perjuangan kami TPN-PB, OPM sudah jelas bahwa meminta kemerdekaan penuh (Referendum).

“Kami menolak dengan tegas kepada Asosiasi Bupati Meepago agar jangan pernah mengatasnamakan rakyat bangsa Papua khususnya di wilayah Meepago terkait RDP yang dilakukan oleh MRP.”

“Karena kami TPN-PB, OPM sudah lama bergerilya melakukan perlawanan kolonialisme “NKRI” di hutan belantara adalah bukti penolakan Otonomi Khusus dan meminta untuk pengakuan kemerdekaan penuh (referendum) bagi Bangsa west Papua.”

“Kami juga menolak dengan tegas segala bentuk tawaran apapun dari kolonialisme Indonesia untuk melakukan dialog, diberikan Negara bagian, Memekarkan Provinsi diatas Provinsi, Kabupaten diatas kabupaten, Distrik diatas distrik dan/atau pembangunan fisik dan non fisik di Papua itu untuk apa dan siapa.” Ungkapnya.

“Segera hentikan berbagai bantuan alat – alat cangki dan modern dari luar Negeri kepada Negara Indonesia karena Negara melalui TNI/Porli yang bertugas di teritori west Papua diperlakukan Kekerasan, Pembunuhan, penganiayaan, komerkosaan bahkan penembakan terhadap rakyat west Papua.” Pesannya.

“Tujuan daripada perjuangan kami TPN-PB, OPM bersama rakyat bangsa west Papua itu sudah jelas bahwa meminta kemerdekaan penuh (Referendum).” Tutupnya.

Reporter : SK

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *