Jayapura, Suara Mee – Rakyat Papua secara bersama- sama harus memperingati 1 Desember 2020 sebagai hari lahirnya manifesto atau embrio bagi bangsa Papua, di seluruh teritori west Papua

Hal ini dikatakan Ketua I KNPB Pusat Warpo wetipo kepada suara Mee dalam jumpa pers di Jayapura, Minggu (29/11/2020)

Komite Nasional Papua barat ( KNPB) secara resmi telah mengeluarkan seruan ibadah nasional, maka rakyat Papua harus memperingati hari Embrio bagi bangsa Papua dengan ibadah,” ujarnya.

Rakyat Papua secara bersama maknai 1 Desember 2020 sebagai hari embrio bagi bangsa Papua dengan ibadah untuk merenungkan perjalanan perjuangan bangsa Papua yang panjang ini, 1 Desember 1961 – 1 Desember 2020,” ujar wetapo.

Maka kata Warpo, Seluruh aktivitas Pemerintahan ( Gubernur, DPRP, MRP, dan Sekolah, petani nelayan dan lainya harus di liburkan,” tegasnya.

Ia mengatakan, seharusnya Kita maknai dengan menaikan bendera bintang kejora, tetapi itu akan menjadi peluang bagi kolonial Indonesia mengkambing hitamkan rakyat Papua,” katanya.

Jadi kata Warpo, disipil kota tidak boleh ada pengibaran Bendera bintang kejora, kita tidak mau rakyat Papua korban lagi, sebab cara ini kita selalu korban,” katanya.

“Organisasi manapun jangan mengatasnamakan rakyat Papua atau Papua merdeka perintahkan rakyat kibarkan bendera bintang kejora itu tidak bisa, dengan tegas kami tolak,” ujarnya.

Warpo mengatakan, secara militer untuk TPNPB itu wajib kibarkan bendera bintang kejora, karena mereka harus lakukan secara militer, ” katanya.

“Tetapi rakyat di sipil kota tidak boleh itu sama saja undang masalah karena tidak ada yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Kecuali hari ini kita kasih naik bendera hari ini merdeka itu bisa, tetapi kita memaknainya dengan doa dan refleksi karena perjuangan kita kedepan masih panjang,” katanya.

Kata Warpo, bendera bintang kejora merupakan sesuatu yang sakral bukan untuk dipermainkan seperti layang-layang yang dinaikan dan diturunkan begitu saja,” katanya.

Maka, Bendera bintang fajar akan dinaikan secara terhormat dan diturunkan juga secara terhormat dan akan dikibarkan nanti untuk selama-lamanya,” ujarnya.

“Sehingga KNPB menegaskan kepada rakyat Papua terus berjuang demi masa depan papua yang lebih adil demokratis dan juga menjadi bangsa yang damai dan sejahtera,” pungkasnya.

Reporter : Agustinus Degei
Editor : Benedict Agapa

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *