Jayapura, Suara Mee – Solidaritas Mahasiswa Meepago menolak Asosiasi Bupati Meepago (ABM) untuk membahas Pemekaran Provinsi Papua tengah, yang akan digelar di timika Kamis 4 Februari 2021.

Mahasiswa menilai Pemekaran DOB Baru tidak sesuai dengan UUD No 23 tahun 2014 pasal 33_ 43. Tentang peraturan dan syarat-syarat Pemekaran DOB baru.

Menurut Mahasiswa, Pemekaran Daerah Otonomi baru adalah pintu maut bagi rakyat kecil dan untuk mengeksploitasi sumber daya Alam Papua khususnya di wilayah Meepago,” kata mahasiswa kepada Suara Mee di Jayapura Kamis (3/02/2020)

“Maka mahasiswa bersama seluruh rakyat Papua di wilayah Meepago, menolak kehadiran Provinsi Papua tengah.

Pembahasan Pemekaran Provinsi Papua tengah adalah atas inisiatif Asosiasi Bupati Meepago sendiri, bukan kemauan Rakyat Meepago.

Maka, Para elit politik Meepago jangan perjuangan pemekaran provinsi Papua tengah, fokus bangun kabupaten yang ada,” tegasnya.

Rakyat Papua di Meepago hari ini butuh hidup yang aman dan damai, bukan pemekaran, harus paham ini,” Pungkasnya.

Reporter : Benedict Agapa

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *