Pertemuan Poksus DPR Papua Bersama Dirjen Kebudayaan dan Kemendikbud RI dikuti Kepala BPNB Papua, Kepala Dinas Pariwisata Papua

Jayapura, Suara Mee – Pertemuan Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua yang diikuti oleh Ketua John NR Gobai dan Anggota Yonas Nusy bersama Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid dan Direktur Penghayatan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kemendikbud Republik Indonesia, Jumat (28/1) di hotel horison Kota raja.

Pertemuan itu juga diikuti oleh Kepala BPNB Papua dan Kemendikbud serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua.

Dalam Kesempatan itu Selaku Ketua Poksus DPR Papua Jahon NR Gobai Menyerahkan buku yang ditulisnya dan dalam perbincagan berlagsung sangat baik karena sesuai apa yang dikerjakan pihaknya, terkait perdasi perlindugan tempat sakral dan perlindungan kepercayaan asli pada suku-suku di Papua.

“Dalam pertemuan kami juga sempat menyerahkan buku yang kami tulis. Diskusinya nyambung dengan tulisan dan draft perda yang sedang saya dorong yaitu Raperdasi tetang Perlindungan tempat sakral dan perlindungan kepercayaan asli dalm suku-suku di Papua,” katanya.

Lebih Lanjut Kata dia, Posksus Papua l juga menyampaikan perlunya dukungan untuk revitalisasi Taman Budaya Papua di Waena.

“Diminta perlu dukungan untuk revitalisasi Taman Budaya Papua di waena, namun kami juga meminta diurai dulu masalah yang ada yaitu, masalah tanah dengan pemilik tanah dan juga aset karena kami ketahui telah ada surat pengembalian tanah kepada masyarakat pemilik tanah, yang kedua soal penghuni yang ada kami sarankan harus ada tempat baru bagi mereka, tidak boleh mengeluarkan paksa tanpa solusi karena yang menghuni adalah warga negara indonesia dan Orang Asli Papua (OAP),” Katanya.

Tidak terjadi seperti di Rusunawa Universitas Cenderawasih (UNCEN). Poksus Papua juga akan menyampaikan perlunya perhatian untuk Museum-Museum yang ada di Papua seperti Museum Asmat, Museum Uncen dan Museum Negeri di Waena.

“Kami juga mengharapkan adanya perhatian dan pembinaan bagi Kepercayaan-kepercayaan asli yang ada di Papua seperti Kelompok Bunani di wilayah adat Suku Mee di Kab Paniai dan Kab Dogiyai” Harapnya

Pihaknya juga meminta agar ada koordinasi yang mengatur adanya Tour Papua dengan cara, semua event festival di Papua diatur dalam satu masa atau dibuat jadwal sehingga dapat menjadi paket wisata yang namanya Tour Papua yaitu dimulai dengan Festival Port Numbai, minggu berikunya Festival Danau Sentani, berikutnya Festival Lembah Balim, berikutnya Pesta Budaya Asmat, berikutnya Festival Kamoro dan Amungme, Festival Mee dan Moni, berikutnya Festival Saireri ditutup Festival Raja Ampat.

“Kami juga memohon dukungan dan bantuan pembangunan kantor Dewan Adat untuk 7 wilayah adat di Papua khususnya untuk wilayah adat yang belum mempunyai Rumah adat bagi Dewan adat,” pungkasnya. (aw)

Reporter: Admin

situs
suarameepago

suaramee

Print Friendly, PDF & Email

admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

'Yo Miye' (Istri-Istri) Kepala Sukudan juga ikatan-ikatan Perempuan di Kampung Yakonde yang akan Siapkan Menu Lokal untuk Peserta Sarasehan KMAN VI (Irfan/Lintas Papua)
Berita Mamta Tanah Papua

‘Yo Miye’ Kampung Yakonde Siapkan Menu Lokal untuk Peserta Sarasehan KMAN VI

SENTANI Suara Mee – Ondoafi Kampung Yakonde, Nicolas Daimoe melalui juru bicaranya, Kepala Suku Douge Imea, Donald Tungkoye, kepada Tim Media Center dan Publikasi KMAN VI menyampaikan, masyarakat di Kampung Yakonde sangat bersyukur bisa menjadi salah satu titik lokasi atau kampung yang dipilih sebagai tempat serasehan dan tempat penginapan sebagian peserta KMAN VI 2022. “Kami […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More
Berita Polhukam

Pemprov Papua : Penetapan Tarif Baru Angkutan Umum Memperhatikan Kemampuan Masyarakat

Jayapura Suara Mee – Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat akan mengumumkan tarif baru angkutan umum, pasca kenaikan harga BBM jenis pertalite yang diputuskan Pemerintah Pusat baru-baru ini akibat imbas kenaikan harga minyak dunia. Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Muhammad Musa’ad memastikan penyesuaian tarif baru angkutan umum akan tetap memperhatikan kemampuan masyarakat. […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More
Berita Polhukam

Pemprov Papua : Hati-Hati Hoax Pemecah Belah Lewat Medsos

Jayapura, Suara Mee – Pemerintah Provinsi Papua mengimbau warga di wilayahnya untuk mewaspadai hoax (berita bohong) pemecah belah kesatuan bangsa yang belakangan ini disebar lewat media sosial (medsos). Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, di Jayapura, Selasa (20/9/2022). Jeri mengharapkan masyarakat pro aktif mengecek kebenaran dari setiap informasi […]

Print Friendly, PDF & Email
Read More