Manokwari, Suara Mee – Komite Nasional Papua barat (KNPB) wilayah Manokwari Papua barat Memperingati hari ulang tahun KNPB yang Ke-12 Tahun di Asrama Yalimo di amban Manokwari Kamis, (19/11/2020)

Kegiatan ini diawali dengan ibadah singkat, yang dipandu oleh anggota KNPB dan pelayanan firman Pdt. Marthen Manggara, dengan Thema “Bangkit, Bersatu dan Lawan. Sub Tema” KNPB Merajut Kembali Persatuan Menuju Pembebasan Nasional Papua Barat.

Dalam kotbahnya, pendeta Marten menjelaskan seluruh aktivitas harus mengikuti teladan Yesus sebagai tokoh revolusioner dunia (keluaran 17:14)

“Karena perjuangan bangsa Papua sama dengan perjuangan bangsa Israel dimana raja Firaun menindas bangsa Israel. Namun Tuhan memberikan satu kuasa kepada bangsa Israel melalui Musa untuk membebaskan bangsa tertindas.

Demikian juga perjuangan bangsa Papua, pasti Tuhan memberikan satu solusi untuk membebaskan bangsa Papua dari cengkeraman kolonial Indonesia, “kata Manggara.

Ketua KNPB Wilayah Manokwari Tn. Alexander Nekenem mengatakan setiap organ perjuangan harus merefleksi perjuangan dan bersatu untuk mewujudkan agenda KNPB “Mogok Sipil Nasional” (MSN) di teritori west Papua,” katanya.

“Semua organisasi perjuangan harus mendukung agenda tersebut, karena untuk meraih kemerdekaan, harus melakukan suatu pergerakan dalam negeri sebagai suatu kebutuhan dalam perjuangan agar referendum di gelar dalam waktu yang cepat,” ajaknya.

Ia mengatakan, agenda mogok sipil nasional (MSN) adalah agenda rakyat dan agenda organisasi perjuangan yang lain, maka seluruh rakyat dan aktivis harus mendukung untuk menjawab agenda referendum di teritori west Papua, “katanya.

Kegiatan hari ulang tahun KNPB yang ke 12 ini, dirayakan bersama seluruh pimpinan organisasi sipil sepaham, pemimpin organisasi ikatan kemahasiswaan, dan seluruh akar rumput rakyat Bangsa Papua Barat yang ada di Manokwari,” ujarnya.

Sementara itu tim pengerak perayaan ulang tahun KNPB, tuan Stefen mengucapkan terimakasih semua pihak yang telah membantu demi terselenggaranya Hut KNPB ini, baik moril dan materil yang di berikan, Tuhan berkati,” pungkasnya.

Reporter : Yecko Gobai
Editor
: Sisko F Pekei

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *