Ist

Jayapura Suaramepaepago – Angkatan 016 RPM SIMAPITOWA melakukan ibadah Natal bersama. Sabtu, ( 19/12/2020) di terjun Nafri. Ibadah Natal dipimpin oleh salah satu calon katekis Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Kateketis Jayapura, Yakobus Kayame dengan Thema: “Mereka Menamamakanya” Imanuel Mat 1: 23.


Dalam renungan, Kayame mengatakan, putra Natal telah lahir dalam diri kita dan kita diajak untuk menamai sang Putra Natal yang lahir ini memberikan nama arti yang mendalam agar kita sebagai umat beriman, tetap percaya dan juga kita membesar putra Natal dalam diri kita dengan rendah hati.


“Hari ini, moment yang baik untuk kembali memuliakan nama Tuhan dengan iman kita, dan dimana berkumpul satu atau dua orang untuk memuliakan nama Tuhan, maka orang-orang tersebut diberkati oleh Allah yang menciptakan langit dan bumi,” renungan Kayame.


Kesempatan yang sama, selaku ketua angkatan 016, Yulianus Wakei mengatakan, hari ini anak manusia yang menyelamatkan umat manusia telah lahir di tengah kita, maka saya sangat mengapresiasi kepada teman-teman semua atas kerja sama, kekompakan untuk menjemput atas kelahiran juru selamat Anak Manusia,” ujarnya.


Lanjut Wakei, Natal kali ini, kita merayakan natal dalam ancaman yang sangat berat, baik itu ancaman covid 19 dan masalah sosial hingga transformasi udara maupun laut tidak buka di Papua, maka kita sebagai umat kristiani walaupun kesibukan atau ancaman apapun ucapan syukur atas kelahiran juru selamat umat manusia harus dilakukan, kata wakei dimedia ini.


Pantauan awak media ini, salah satu anggota, saudara Epit Magai menambahkan, sebenarnya kami belum siap untuk melakukan ibadah Natal bersama di tempat ini, tetapi dengan inisiatif iman kita, kita bergerak cepat mengumpulkan seribu dua ribu diantara kita hingga kita bisa melakukan ibadah Natal bersama seangkatan kita, katanya.


Lanjut magai, kami buat acara natal dalam rangkah menjaga persahabatan kami, dalam kehidupan nyata ini, agar suatu saat kenangan ini menjadi bahan diskusi bersama keluarga kelak.


Lanjutnya, kita merayakan hari Natal, tidak bersama-sama dengan teman-teman lainnya, karena mereka terlanjur ke Nabire, Dogiyai hendak Natal bersama dengan keluarganya tetapi kami yang ada, tidak merasa kekurangan atas tidak hadirnya teman-teman kami, kami merasa bersyukur mereka bisa rayakan Natal bersama keluarga mereka.

(Reporter: SM)

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *