Jayapura, Suara Mee.com –Komisi I DPR Papua : Pemekaran 10 Distrik Dan 109 Kampung Di Deiyai, tidak Memenuhi Syarat

Pemekaran 10 Distrik dan 109 kampung di kabupaten Deiyai tidak memenuhi syarat dan tidak sesuai dengan mekanisme yang ada, berdasarkan Undang-undang Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2001 Pasal 76.
Hal ini ditegaskan Sekertaris Komisi I DPR Papua Feryana Wakerwa, dalam rapat kerja komisi I bersama masyarakat dan mahasiswa Deiyai di kota study Jayapura, yang berlangsung di hotel horizon Entrop selasa ( 27/04/2021)

Rapat Kerja Komisi I DPR Papua di Pimpin langsung oleh sekertaris Komisi I DPR Papua Feryana Wakerwa, turut hadir Angota komisi I Amos Edowai, Elvius Tabuni, Yonas, Alpons dan Nioluen kotouki bersama mahasiswa deiyai.

“Melalui rapat kerja komisi I DPR Papua, Aspirasi mahasiswa yang menolak pemekaran distrik dan kampung secara resmi diterima oleh lembaga Dapat Papua dari kabupaten deiyai.

Maka kata Wakerwa, aspirasi mahasiswa dan masyarakat akan di tindak lanjut kepada pihak yang berwenang yakni ke sekda papua untuk memanggil bupati dan DPR kabupaten deiyai ,“ Katanya.

Kata wakerwa, sebenarnya pemekaran 10 distrik dan 109 kampung ini tidak melalui mekanisme yang ada, dalam peraturan menteri dalam negeri bab II bagian kedua tentang syarat-syarat pembentukan Distrik dan kampung, sehingga yang layak di jadikan satu kampung terdiri dari 750 penduduk,“ katanya.

Sementara itu, Ketua FKM-KD Yance Pakage,Mengatakan pendidikan di kabupaten Deiyai saat ini macet total, Gedung sekolah SD, SMP, SMA bahkan perkantoran di deiyai sementara ini rumput tinggi.

“Guru yang siap mengajar disekolah sekolah masih kurang, hal ini sebenarnya masalah serius yang harus di tangani Pemerintah kabupaten Deiyai, “katanya.

Sisi lain kata Pakage, Sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja di kabupaten deiyai masih minim, seharusnya Pemerintah harus siapkan itu dulu, bukan terburu buru mekarkan itu,“ ujarnya.

“Pemda deiyai jangan sibuk dengan pemekaran dulu, sejauh ini banyak masalah yang terjadi dan tidak ada titik penyelesaiannya, Seperti Jalan darat waghete menuju kapiraya, bouwobado dan waghete menuju tigi barat, Itu saja belum selesai dibangun sampai saat ini,” pungkasnya.

Reporter : Sisko Pekei

Editor : Nelles Tatogo

Print Friendly, PDF & Email

By admin

Berjuang dan berkarya untuk Tanah dan manusia Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *